Ciri-Ciri Glaukoma, Penyebab, dan Cara Mencegahnya
Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua, setelah katarak. oleh sebab itu, glaukoma membutuhkan penanganan segera. Kenali gejala awal dan penanganannya !
Nah, buat Sobat IHC yang ingin tahu apa itu glaukoma, penyebab, dan juga cara mencegahnya, yuk simak rinciannya di bawah ini.
Apa Itu Glaukoma ?
Secara klinis, glaukoma adalah kelompok penyakit mata yang merusak saraf optik, yang berperan penting dalam mengirimkan informasi visual dari mata ke otak. Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh tekanan cairan di dalam bola mata (tekanan intraokular) yang terlalu tinggi. Jika tidak segera ditangani, kerusakan saraf ini bersifat irreversible atau tidak dapat disembuhkan kembali.
Sering kali penyakit ini terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya gejala lain yang menyertainya. Penderita dapat tiba-tiba mengeluhkan kebutaan baik hanya kebutaan sebagian maupun menyeluruh. Oleh karena itu, pemeriksaan mata rutin sangatlah dibutuhkan
Mengenali Jenis Glaukoma
Gejala glaukoma sangat bergantung pada jenis yang diderita oleh pasien. Secara umum, glaukoma dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
Glaukoma sudut terbuka
Glaukoma sudut terbuka merupakan jenis glaukoma yang paling sering ditemukan. Kondisi ini terjadi karena adanya penyumbatan sebagian pada saluran aqueous humour, sehingga proses pengeluaran cairan dalam bola mata masih terjadi, hanya saja tidak maksimal.
Glaukoma sudut tertutup
Glaukoma sudut tertutup terjadi karena sumbatan total pada saluran pengeluaran aqueous humour. Akibatnya, air mata tidak bisa mengalir dengan normal sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam bola mata dengan sangat cepat (akut). Alasan ini yang menjadikan glaukoma sudut tertutup sebagai kondisi darurat medis, dan perlu segera ditangani oleh dokter spesialis mata.
Penyebab dan Gejala Glaukoma
Penyebab glaukoma adalah kerusakan di saraf mata akibat penumpukan cairan bola mata yang tidak dapat mengalir dengan baik. Gejala kondisi ini tergantung jenisnya. Pada penderita glaukoma sudut terbuka, gejala umumnya adalah penglihatan kabur.
Sementara itu, gejala yang sering terjadi pada glaukoma sudut tertutup adalah sakit kepala berat, mata merah dan nyeri mata.
Pencegahan Glaukoma
Tidak setiap kondisi glaukoma bisa dicegah terlebih apabila kondisinya berasal dari genetik atau keturunan. Namun, kita bisa menjaga kesehatan mata dengan cara sebagai berikut:
- Periksa kesehatan mata secara rutin ke dokter, terutama bagi yang memiliki faktor risiko glaukoma.
- Olahraga secara rutin.
- Istirahat yang cukup.
- Batasi minuman kafein dalam jumlah tinggi.
- Hindari penggunaan obat tetes mata sembarangan, terutama yang mengandung kortikosteroid
- Perbanyak makanan kaya antioksidan, vitamin C dan vitamin A
Kapan Harus ke Dokter?
Sobat IHC dapat mengunjungi dokter spesialis mata apabila muncul gejala glaukoma seperti mata yang memerah, nyeri, dan penglihatan yang kabur.
Mari lakukan pemeriksaan mata rutin karena dengan pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin, dokter bisa menekan gejala glaukoma yang Anda alami serta mencegah terjadinya kerusakan mata permanen dan kebutaan.
Informasi Lebih Lanjut