IHC Rumah Sakit Djatiroto Bersama PT. Abdi Karya Angkasa Laksanakan Reaudit SMK3
Komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat terus diperkuat oleh IHC Rumah Sakit Djatiroto. Bersama PT. Abdi Karya Angkasa, rumah sakit ini telah melaksanakan kegiatan Reaudit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Rabu–Kamis, 8–9 April 2026.
Kegiatan reaudit ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh sistem keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit berjalan sesuai standar dan terus mengalami peningkatan.
Komitmen terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit memiliki risiko kerja yang cukup kompleks, baik bagi tenaga medis, karyawan, maupun pasien. Oleh karena itu, penerapan SMK3 menjadi langkah strategis untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Reaudit ini dilakukan untuk:
1. Menilai kesesuaian penerapan SMK3 dengan standar yang berlaku
2. Mengidentifikasi potensi risiko di lingkungan kerja
3. Meningkatkan budaya keselamatan kerja di seluruh unit pelayanan
4. Memastikan keberlanjutan sistem manajemen K3 secara optimal
Proses Reaudit Berjalan Komprehensif
Selama dua hari pelaksanaan, tim auditor dari PT. Abdi Karya Angkasa melakukan serangkaian penilaian, mulai dari pemeriksaan dokumen, observasi lapangan, hingga wawancara dengan tenaga kerja di berbagai unit.
Fokus utama dalam reaudit ini meliputi:
- Kebijakan dan komitmen manajemen terhadap K3
- Implementasi prosedur keselamatan kerja
- Kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat
- Penggunaan alat pelindung diri (APD)
- Edukasi dan pelatihan K3 bagi karyawan
Dalam sambutannya, Direktur IHC Rumah Sakit Djatiroto menegaskan pentingnya penerapan SMK3 sebagai bagian dari budaya kerja:
“Reaudit SMK3 ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan kerja. Rumah sakit bukan hanya tempat memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga harus menjadi tempat kerja yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh insan di dalamnya.”
Beliau juga menambahkan bahwa keberhasilan implementasi SMK3 membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen, mulai dari manajemen hingga tenaga operasional.
Menuju Lingkungan Kerja yang Lebih Aman
Melalui kegiatan reaudit ini, IHC Rumah Sakit Djatiroto berharap dapat terus meningkatkan kualitas sistem keselamatan kerja yang berdampak langsung pada mutu pelayanan kepada pasien.
Penerapan SMK3 yang baik tidak hanya melindungi tenaga kerja, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Penutup
Kegiatan reaudit SMK3 ini menjadi bukti nyata bahwa IHC Rumah Sakit Djatiroto terus berkomitmen dalam menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja sesuai regulasi nasional serta praktik terbaik di bidang kesehatan.
Dengan lingkungan kerja yang aman dan sehat, diharapkan pelayanan kepada pasien dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan berkualitas.
