Stroke : Serangan mendadak di Otak !

Stroke : Serangan mendadak di Otak !

Stroke masih menjadi penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di dunia. Berdasarkan data World Stroke Organization (2023), setiap tahun lebih dari 12 juta orang di dunia mengalami stroke, dan sekitar 6,5 juta di antaranya meninggal dunia.

Di Indonesia, situasinya juga memprihatinkan. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi stroke sebesar 10,9 per 1.000 penduduk, dengan peningkatan signifikan pada usia 45 tahun ke atas. Stroke menempati peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia, baik pada pria maupun wanita.


Apa itu Stroke dan Siapa yang bisa terserang ?

Stroke adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti, baik karena sumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Kekurangan aliran darah menyebabkan sel-sel otak mati dalam hitungan menit, dan kerusakan ini dapat bersifat permanen jika tidak segera ditangani.

Stroke dapat menyerang siapa saja, namun risikonya meningkat pada orang dengan:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes melitus
  • Kolesterol tinggi
  • Gaya hidup tidak sehat (merokok, kurang olahraga, konsumsi makanan tinggi lemak)
  • Riwayat keluarga dengan stroke atau penyakit jantung

Mengenali ciri-ciri dan gejala stroke secara cepat: SEGERA Ke RS

Se — Senyum tidak simetris: Satu sisi wajah terkulai, mulut miring saat tersenyum, atau kelopak mata turun sebelah.

Ge — Gerak tubuh melemah: Lengan atau kaki pada salah satu sisi tubuh terasa lemas, kaku, atau tidak bisa diangkat secara mendadak.

Ra — Bicara pelo: Sulit berbicara, bicara tidak jelas, pelo, atau tidak nyambung saat diajak berkomunikasi.

Ke — Kebas atau kesemutan: Rasa baal, kebas, atau mati rasa pada separuh bagian tubuh.

R — Rabun: Pandangan mata mendadak kabur atau mengalami gangguan penglihatan (bisa pada salah satu atau kedua mata).

S — Sakit kepala hebat: Sakit kepala luar biasa yang muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas, sering disertai rasa sempoyongan atau kehilangan keseimbangan


Kenapa Penting Bertindak Cepat

Stroke adalah perlombaan melawan waktu. Setiap menit yang terlewat dapat menyebabkan kematian sekitar 1,9 juta sel otak. Penanganan cepat dalam waktu 3 - 4,5 jam pertama (Golden Hour) dapat menentukan tingkat keberhasilan pemulihan pasien. Semakin cepat penanganan, semakin besar peluang pasien kembali beraktivitas normal tanpa disabilitas berat.


Peran Masyarakat dengan Menjadi Stroke Spotter

Masyarakat nonmedis memiliki peran penting dalam penyelamatan pasien stroke. Menjadi Stroke Spotter berarti:

  • Peka terhadap gejala stroke.
  • Mengetahui gejala Stroke.
  • Segera menolong pasien dengan membawa ke IGD rumah sakit terdekat.
  • Mencatat waktu munculnya gejala untuk membantu tim medis menentukan langkah penanganan.

Setiap orang bisa menjadi Stroke Spotter dan ini dapat menjadi salah satu langkah kecil yang berpotensi menyelamatkan nyawa.


Pentingnya Penanganan Stroke di Rumah Sakit

Selain peran penting masyarakat dengan menjadi Stroke Spotter, kecepatan tanggap tim medis di rumah sakit sebagai tempat pemberi pelayanan kesehatan juga sangat penting. Oleh karena itu, diterapkan sebagai sistem siaga darurat bagi pasien dengan dugaan stroke akut.


Langkah Pencegahan Stroke

Pencegahan stroke dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat:

  • Rutin memeriksa tekanan darah, gula, dan kolesterol.
  • Berolahraga teratur minimal 30 menit sehari.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, kaya serat dan rendah garam.
  • Hindari merokok dan alkohol.
  • Kelola stres dan cukup tidur.

Pemeriksaan dan Penanganan Dini di IHC RS Djatiroto

IHC RS Djatiroto memiliki layanan lengkap untuk pemeriksaan dan penanganan stroke:

  • Layanan IGD 24 jam
  • Pemeriksaan CT-Scan untuk diagnosis cepat dan akurat.
  • Radiologi Intervensi yang mendukung proses diagnosis dan terapi stroke dengan teknologi mutakhir.
  • Layanan rehabilitasi medik untuk pemulihan fungsi tubuh pasca stroke.
  • Konsultasi terpadu dengan dokter spesialis saraf, penyakit dalam, jantung, dan rehabilitasi medik.

Harapan di Masa Depan

Melalui edukasi dan penerapan sistem cepat tanggap IHC RS Djatiroto berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat stroke. Dengan dukungan tenaga medis, fasilitas modern, dan peran aktif masyarakat sebagai Stroke Spotter, diharapkan mampu bersama-sama menurunkan angka kematian dan disabilitas akibat penyakit pembunuh ke-2 di Indonesia ini.